07.53
0
Kehidupan yang keras dan tantangan adalah suatu hal yang biasa dalam kehidupan. Tak terkecuali yang terjadi pada apa yang telah saya alami selama ini. Dengan kondisi fisik yang alhamdulillah sehat dan ditunjang kerohanian yang kuat, membuatku tetap teguh dalam menjalani kerasnya kehidupan ini. Lahir di sebuah desa yang cukup terpencil di kawasan Lamongan tidak membuat saya buta akan ilmu pengetahuan. Sekalipun lahir dalam keluarga yang serba pas-pasan dan secara pendidikan pun juga masih rendah. Problematika sebenarnya bukan lahir dari masalah dana untuk menempuh ilmu di jenjang pendidikan, melainkan dari internal keluargaku sendiri yang selalu dilanda dengan bencana pertikaian. Hal ini sangat memukul mainsetku untuk terus berkarir di dunia pergerakan mahasiswa. Mengingat seorang aktivis mahasiswa tidak menutup pada dasarnya akan dihadapkan pada suatu permasalahan dalam problem akademik yang mengakibatkan terbengkalainya waktu untuk belajar. Sehingga aku pun berpindah halauan untuk lebih fokus dalam "Study Oriented" dengan harapan memenuhi cita-cita orang tua yang selalu mengidam-idamkan anaknya untuk berkarir di dunia kerja.

0 komentar:

Posting Komentar